Subscribe to RSS feed

Xamthone Plus

«

»

Jan
07

Jangan Biarkan Jantung Koroner Mengancam Nyawa Kita

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia maupun di Indonesia. Penyakit ini sering menyebabkan kematian mendadak tanpa adanya gejala yang mendahuluinya!

Penyakit jantung koroner terjadi akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen pada otot jantung dengan penyediaan yang diberikan oleh pembuluh darah koroner. Akibatnya otot jantung menjadi kekurangan oksigen sehingga dapat menimbulkan gangguan yang cukup serius pada jantung.

Gangguan penyakit jantung koroner terletak pada pembuluh darah koroner. Kelainannya berupa proses pengapuran (aterosklerosis) dalam berbagai tingkatan mulai dari penyempitan ringan sampai suatu saat terjadilah penyumbatan total dari dinding pembuluh darah.

Penderita biasanya mengeluh nyeri dada sebelah kiri seperti rasa tertekan kadangkala nyeri menjalar ke lengan kiri ataupun ke dagu.

FAKTOR-FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER

1.       Memasuki usia 45 tahun bagi pria :

  • Sangat penting bagi pria untuk menyadari kerentanan mereka dengan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
  • Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini.
  • Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah menopause.

2.       Riwayat penyakit jantung dalam keluarga

Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.

3.       Diabetes

Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya kadar gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.

4.       Merokok

  • Risiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 45 kg kelebihan berat.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).

5.       Kegemukan (obesitas)

Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah (perut buncit) paling lebih rentan kena penyakit jantung.

6.       Gaya hidup buruk

Gaya hidup buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung.

7.       Stress

Banyak penelitian menunjukan bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

8.       Serangan jantung

Adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Kekurangan pasukan darah ke jantung dapat terjadi karena salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme mengencangnya nadi koroner atau akibat penggumpalan darah thrombus.

GEJALA SERANGAN JANTUNG

Gejala ini untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdekteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan yang tidak mungkin tidak berkaitan.

Adapun gejala yang lebih spesifik antara lain :

  • Nyeri

Jika otot tidak mendapatkan cukup darah, maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang.

  • Sesak Nafas

Merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga di paru-paru.

  • Kelelahan atau kepenatan

Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah.

  • Palpitasi (Jantung berdebar-debar)

Pusing dan pingsan. Penuruan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

10 ANGGAPAN SALAH TENTANG PENYAKIT JANTUNG

1.       Penyakit jantung hanya terjadai pada orang gemuk saja.

2.       Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda.

3.       Wanita terbebas dari penyakit jantung.

4.       Penyakit jantung hanya satu macam.

5.       Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung.

6.       Tidak ada hubungan dengan serangan stroke.

7.       Penyakit jantung merupakan penyakit turunan.

8.       Penyakit jantung tidak dapat dicegah.

9.       Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan.

10.    Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi jantung pisang.

UPAYA PENCEGAHAN

Pencegahan terhadap penyakit jantung koroner dilakukan dengan mengendalikan faktor-faktor risiko di atas. Tindakan pencegahan dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari pencegahan primer, sekunder dan tertier.

Pencegahan PRIMER adalah Upaya pencegahan dini sebelum terlihat adanya penyakit jantung koroner. Upaya yang lebih kepada usaha mejalani hidup sehat dan upaya promotif  seperti kampanye antirokok. Selain itu mendidik masyarakat untuk mengkonsumsi makanan kaya serat dan rendah kolesterol. Makan buah-buahan dan sayur-sayuran.

KEUNGGULAN XAMTHONE PLUS

Xamthone plus memiliki kandungan Xanthone yang berfungsi sangat baik dalam menangkap radikal bebas. Xamthone plus mampu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL serta dapat meningkatkan kolesterol HDL.

Xamthone secara langsung mempunyai efek anti-aterogenik yang mampu mencegah timbulnya PENYAKIT JANTUNG KORONER.

Pencegahan sekunder ditujukan untuk mencegah serangan ulangan pada orang yang sudah pernah terkena penyakit jantung koroner dan xamthone plus pun mampu menjadi pencegahan yang ampuh. Selain itu, dengan xamthone plus, hipertensi, kencing manis dan kegemukan bisa dikendalikan.

Pencegahan tertier merupkan program rehabilitasi guna meningkatkan kualitas hidup para penderita dan mencegah kecacatan lebih lanjut. Pencegahan ini juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi Xamthone plus. (Sumber: USB News)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>